Daftar Lagu Daerah Indonesia

Posted on October 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Indahnya Negeriku.

Lagu Yang Meningkatkan Rasa Cinta negeri dan Hormati Leluhur. Kenali dan Jaga Jangan Sampai diakui bangsa Lain.

Lagu daerah tampaknya semakin lama semakin dilupakan oleh para generasi baru. Wajar saja, karena saat ini telinga anak dan remaja Indonesia sudah didominasi suguhan musik yang demikian banyak dan menarik bisa melalui DVD, radio, televisi, internet atau alat gadget yang ada di tangan. Paparan lagu moden ini pastinya akan meggerus ketertarikan para generasi pengganti itu terhadap lagu daerah. Padahal lagu daerah, dapat meningkatkan motivasi manusia untuk menghormati leluhurnya dan lebih mencintai negerinya.

Lagu daerah atau musik daerah atau lagu kedaerahan, adalah lagu atau musik yang berasal dari suatu daerah tertentu dan menjadi populer dinyanyikan baik oleh rakyat daerah tersebut maupun rakyat lainnya. Pada umumnya pencipta lagu daerah ini tidak diketahui lagi alias noname. Lagu kedaerahan mirip dengan lagu kebangsaan, namun statusnya hanya bersifat kedaerahan saja. Lagu kedaerahan biasanya memiliki lirik sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing. Misalkan lagu kedaerahan Bali adalah Bali Jagaddhita. Lagu daerah atau musik daerah ini biasanya muncul dan dinyanyikan atau dimainkan pada tradisi-tradisi tertentu pada masing-masing daerah, misal pada saat menina-bobok-kan anak, permainan anak-anak, hiburan rakyat, pesta rakyat, perjuangan rakyat, dan lain sebagainya. Daftar lagu daerah Indonesia Lagu Kedaerahan merujuk kepada sebuah lagu yang mempunyai irama khusus bagi sebuah daerah. Terdapat lagu-lagu kedaerahan yang telah menjadi popular diseluruh negara hasil penyiaran oleh radio dan televisi.

Daftar Lagu Daerah Indonesia Lengkap

Berikut ini adalah daftar lagu daerah di Indonesia yang telah disusun menurut abjad.

  • Ambon Manise (Maluku)
  • Ampar-Ampar Pisang (Kalimantan Selatan)
  • Anak Kambing Saya (Nusa Tenggara Timur)
  • Angin Mamiri (Sulawesi Selatan)
  • Anju Ahu (Sumatera Utara)
  • Apuse (Papua)
  • Ayam Den Lapeh (Sumatera Barat)
  • Ayo Mama (Maluku)
  • Bapak Pucung (Jawa Tengah)
  • Barek Solok (Sumatera Barat)
  • Batanghari (Jambi)
  • Batti’batti (Sulawesi Selatan)
  • Bolelebo (Nusa Tenggara Barat)
  • Bubuy Bulan (Jawa Barat)
  • Buka Pintu (Maluku)
  • Bungong Jeumpa (Aceh)
  • Burung Kakatua (Maluku)
  • Burung Tantina (Maluku)
  • Butet (Sumatera Utara)
  • Cikala Le Pongpong (Sumatera Utara)
  • Cik-Cik Periuk (Kalimantan Barat)
  • Cing Cangkeling (Jawa Barat)
  • Cuk Mak Ilang (Sumatera Selatan)
  • Dago Inang Sarge (Sumatera Utara)
  • Dayung Palinggam (Sumatera Bart)
  • Dayung Sampan (Banten)
  • Dek Sangke (Sumatera Selatan)
  • Desaku (Nusa Tenggara Timur)
  • Dewa Ayu (Bali)
  • Es Lilin (Jawa Barat)
  • Esa Mokan (Sulawesi Utara)
  • Gai Bintang (Jawa Timur)
  • Gambang Suling (Jawa Tengah)
  • Ganrang Pakarena (Sulawesi Selatan)
  • Gek Kepriye (Jawa Tengah)
  • Goro-Gorone (Maluku)
  • Gundul Pacul (Jawa Tengah)
  • Gunung Salahatu (Maluku)
  • Helele U Ala De Teang (Nusa Tenggara Barat)
  • Huhatee (Maluku)
  • Ilir-Ilir (Jawa Tengah)
  • Indung-Indung (Kalimantan Timur)
  • Injit-Injit Semut (Jambi)
  • Jali-Jali (Jakarta)
  • Jamuran (Jawa Tengah)
  • Ka Parak Tingga (Sumatera Barat)
  • Kabile-Bile (Sumatera Selatan)
  • Kalayar (Kalimantan Tengah)
  • Kambanglah Bungo (Sumatera Barat)
  • Kampuang Nan Jauh Di Mato (Sumatera Barat)
  • Kembang Malathe (Jawa Timur)
  • Keraban Sape (Jawa Timr)
  • Keroncong Kemayoran (Jakarta)
  • Kicir-Kicir (Jakarta)
  • Kole-Kole (Maluku)
  • Kutang Barendo (Riau)
  • Lalan Belek (Bengkulu)
  • Lancang Kuning (Riau)
  • Lembah Alas (Aceh)
  • Lembe-lembe (Maluku)
  • Lenggang Kangkong (Riau)
  • Lerang Wutun (Nusa Tenggara Timur)
  • Lisoi (Sumatera Utara)
  • Ma Rencong (Sulawesi Selatan)
  • Macepet Cepetan (Bali)
  • Madekdek Magambiri (Sumatera Utara)
  • Mak Inang (Sumatera Barat)
  • Malam Baiko (Sumatera Barat)
  • Mande-Mande (Maluku)
  • Manuk Dadali (Jawa Barat)
  • Mariam Tomong (Sumatera Utara)
  • Mejangeran (Bali)
  • Meyong-Meyong (Bali)
  • Moree (Nusa Tenggara Barat)
  • Naik-Naik Ke Puncak Gunung (Maluku)
  • Nasonang Dohita Nadua (Sumatera Utara)
  • Nuusak Asik (Bali)
  • O Ina Ni Keke (Sulawesi Utara)
  • O Ulate (Maluku)
  • Ole Sioh (Maluku)
  • Orlen-Orlen (Nusa Tenggara Barat)
  • Pai Mura Rame (Nusa Tenggara Barat)
  • Pakarena (Sulawesi Selatan)
  • Paku Gelang (Sumatera Barat)
  • Panon Hideung (Jawa Barat)
  • Paris Barantai (Kalimantan Selatan)
  • Peia Tawa-Tawa (Sulawesi Tenggara)
  • Pileuleuyan (Jawa Bart)
  • Pinang Muda (Jambi)
  • Piso Surit (Sumatera Utara (Karo))
  • Pitik Tukung (Yogyakarta)
  • Potong Bebek Angsa (Nusa Tenggara Timur)
  • Rambadia (Sumatera Utara)
  • Rang Talu (Sumatera Barat)
  • Rasa Sayang-Sayange (Maluku)
  • Ratu Anom (Bali)
  • Ronggeng (Jakarta)
  • Sajojo (Papua)
  • Sapu Nyere Pegat Simpai (Jawa Barat)
  • Saputangan Bapuncu Ampat (Kalimantan Selatan)
  • Sarinande (Maluku)
  • Saule (Maluku)
  • Sayang Kene (Maluku)
  • Selendang Mayang (Jambi)
  • Sengko-Sengko (Sumatera Utara)
  • Si Patokaan (Sulawesi Utara)
  • Sinanggar Tulo (Sumatera Utara)
  • Sing Sing So (Sumatera Utara)
  • Sinom (Yogyakarta)
  • Sitara Tillo (Sulawesi Utara)
  • Soleram (Riau)
  • Sudah Berlayar (Maluku)
  • Sungai Suci (Bengkulu)
  • Surilang (Jakarta)
  • Suwe Ora Jamu (Yogyakarta)
  • Tahanusangkara (Sulawesi Utara)
  • Tan Mahurang (Sulawesi Utara)
  • Tana Wolio (Sulawesi Tenggara)
  • Tanase (Maluku)
  • Tanduk Majeng (Jawa Timur)
  • Tari Tanggai (Sumatera Selatan)
  • Te Kate Dipanah (Yogyakarta)
  • Tebe Onana (Nusa Tenggara Bart)
  • Timang-Timang Anakku Sayang (Jambi)
  • Tokecang (Jawa Barat)
  • Tondok Kadadingku (Sulawesi Tengah)
  • Tope Gugu (Sulawesi Tengah)
  • Tumpi Wayu (Kalimantan Tengah)
  • Tutu Koda (Nusa Tenggara Barat)
  • Umang-umang (Bengkulu))
  • Waktu Hujan Sore-Sore (Maluku)
  • Yamko Rambe Yamko (Papua)
  • Zapin Laksmana Raja di Laut (Riau)
  • Zapin Pantai Solop (Riau)

Lagu-lagu daerah Melayu Bengkulu

  1. Toy Botoy-botoy
  2. Ding Kediding Ambin Umbut
  3. Bekatak Kurak karik
  4. Sekundang Setungguan
  5. Anok Lumang
  6. Tebo Kabeak
  7. Idup Nak Ratau
  8. Jibek Weo
  9. Sungai Suci
  10. Ting Bedeting
  11. Mencantik

Lagu-lagu daerah Batak

  1. Inang
  2. Asing Sing So
  3. Pulo Samosir
  4. Butet
  5. Lisoi
  6. O Tano Batak
  7. Sinanggar Tullo
  8. Maragam Ragam Do Anggo Sita Sita
  9. Lisoi
  10. Denggan Ni Lagu Mi
  11. Ketabo
  12. Na Sonang Do Hita Nadua
  13. Sik Sik Sibatu Manikam
  14. Sapata Ni Napuran
  15. Si Togol
  16. Ramba Dia
  17. Sirait nabolon

Lagu rakyat Sumatera Utara

  1. Aek Sarulla
  2. Alusi Au
  3. Anju Ahu
  4. Butet
  5. Dago Inang Sarge
  6. Dirondang Ni Bulani
  7. Erkata Bedil
  8. Gondang Si Monang-monang
  9. Hoho Ninawuagö
  10. Ketabo
  11. Kulcapi
  12. Leleng Ma Hupaima Ima
  13. Lisoi
  14. Madekdek Magambiri
  15. Mariam Tomong
  16. Modom
  17. Na Sonang Do Hita Nadua
  18. O, Doli
  19. O, Pio
  20. Pinasa Si Dung-dungon
  21. Piso Surit
  22. Rura Silindung
  23. Say Selamat Masineger
  24. Sege Sege
  25. Sengko Sengko
  26. Si Raya Katumba
  27. Sigulempong
  28. Simalungun Rayat
  29. Sinanggar Tullo
  30. Sing Sing So
  31. Sori Ya Katulla
  32. Taganing and Muzik Tiup
  33. Tarambe Tangan
  34. Tillo Tillo
  35. Tuan Ma Gunung Malelo

Lagu Daerah Palembang Sumatera Selatan

  1. Gending Sriwijaya
  2. Cuk mak ilang
  3. Kebile bile
  4. Pempek Lenjer

dari berbagai sumber

0 comments.

TRANS JAKARTA

Posted on October 12th, 2010 by muhammadf0915.
Categories: my Amazing Opinion.


Bising kendaraan terasa asing bagimu. Memang tak sebising gilingan daging, tapi tetap bisingnya asing. Bis yang telah mengantarmu terdiam, tandanya kau harus turun. Kau rasakan udara yang asing juga, agak bau, agak menyengat dan agak segar juga. Teriknya agak terik. Anginnya agak sepoi-sepoi dan agak sejuk. Bangunan-bangunan yang kau tatap agak bersih dan agak besar. Orang-orang yang dari tadi berseliweran dibola matamu, keluar masuk  pintu bis, terlihat agak ramah, agak sibuk namun  agak kasar juga, sepertinya. Seperti juga mesin-mesin yang menjalankan bis-bis itu, agak ramah, agak sibuk dan kadang agak kasar juga, sepetinya.

Namun berbeda ketika pandanganmu terlempar jauh ke awang. Bangunannya tak lagi agak bersih dan agak besar, tapi memang bersih amat dan besar amat, tinggi lagi. Pohon, tiang listrik dan lampu jalan masih kalah tinggi. Teriknya disana terlihat jelas dan sepoinya juga sempurna, sepertinya.

Berbeda dengan dikampungmu. Tak ada bangunan yang bersih amat, besar amat apalagi tinggi lagi. Rata-rata hanya setinggi ranting pohon. Teriknya jarang terlihat dan sepoinya benar-benar sepoi. Tak ada mesin, orangnya pasti, ramah, tidak sibuk dan tidak kasar. Jadi kau asing, disini Lanjut

0 comments.

Generasi Hilang

Posted on October 12th, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Anak jalanan tidak perlu dirazia karena ia bukan sumber masalah. Keberadaan anak jalanan di setiap persimpangan jalan adalah fenomena, gejala tentang gambaran nyata kondisi kemiskinan suatu kota dan gambaran kemiskinan bangsa kita. Penanganan anak jalanan harus dilakukan secara profesional. Jika tidak, berpotensi lost generation.

Direktur Jenderal Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial RI Makmur Sanusi menegaskan hal itu, Kamis (21/1/2010) di Jakarta, terkait kecaman terhadap razia anak jalanan, sebagaimana diberitakan Kompas (Kamis). Penanganan anak jalanan harus mengacu ke peraturan dan undang-undang tentang perlindungan anak. “Mereka tidak perlu dirazia, apalagi sampai pemeriksaan dubur. Penanganannya harus dengan pendekatan persuasif. Anak jalanan jangan dijadikan obyek, tetapi adalah subyek,” katanya.

Makmur Sanusi menjelaskan, sebenarnya Kementerian Sosial sudah punya cara dan format penanganan anak jalanan yang profesional, tetapi karena anggaran negara yang terbatas pasca-habisnya bantuan UNDP dan ADB untuk penanganan yang intensif, terjadi pembengkakan jumlah anak jalanan. Sebab, ada kekosongan dalam penanganan.

Disebutkan, penelitian yang dilakukan Atmajaya di 12 kota tahun 1996, anak jalanan ada lebih kurang 36.000. Estimasi sekarang ada sekitar 100.000. Di masa program ADB tahun 1995-1999, tiap rumah singgah dapat bantuan Rp 300 juta. Di 12 kota waktu itu terdapat 316 rumah singgah. Setiap rumah singgah ada pendamping atau pekerja sosial yang menangani persoalan anak telantar.

Yang diberikan pendampingan tidak hanya anak jalanan, tetapi juga orangtuanya. Orangtuanya diberikan pelatihan dan diberi modal usaha. Sedangkan kepada anaknya, ada tutorial yang menangani masalah pendidikan mereka, jelas Makmur Sanusi.

Tentang masih minimnya anggaran, Dirjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial itu melukiskan, setahun anggaran untuk penanganan anak jalanan itu sekitar Rp 2 miliar. Dengan demikian, masing-masing rumah singgah yang dikelola lembaga swadaya masyarakat hanya mendapat bantuan stimulan sekitar Rp 97 juta. Kalau bantuan tidak sebesar ADB yang Rp 300 juta/LSM, idealnya Rp 150 juta/LSM, dengan indeks Rp 1,25 juta per anak setahun.

Ditjen Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial sudah menjelaskan kondisi faktual anggaran anak jalanan yang masih minim tersebut kepada DPR RI dan dijanjikan akan ada anggaran tambahan dari APBN.

Menurut Makmur Sanusi, jika anak jalanan tidak ditangani secara profesional, dikhawatirkan akan terjadi generasi yang hilang di Indonesia.

0 comments.

Berkat Bisnis Online, Sukses Jadi Jutawan Sejak SMA

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/05/12/89465_diane_keng__pendiri_laman_myweboo_com_300_225.jpg
Untuk menjadi jutawan ternyata  tidak harus menunggu lulus dari sekolah.Ternyata saat mudapun bila mau dan bekerja keras dapat membuat seseorang menjadi jutawan saat SMA.
Itulah kisah hsukses perempuan Cantik bernama Diane kang berasal dari Amerika Serikat. Dia baru berumur 18 tahun, Diane bersama kakaknya Maret lalu meluncurkan sebuah website MyWeboo.com. Web ini berguna untuk membantu sesama remaja mengatur laman-laman favorit, termasuk jejaring sosial, ke dalam satu wadah.

Diane pertama kali memamerkan Web ini pada waktu pameran Web 2.0 Expo di San Fransisco awal pekan ini, Dia berusaha menarik investor supaya mau menanamkan modalnya guna mengembangkan jaringan web ini.

Menurut Dia, usia, gender dan minim pengalaman tidak membuat gentar untuk mengelola sebuah perusahaan, seperti yang dikutip di harian The Wall Street Journal.
(more…)

0 comments.

Sejarah dan Misteri Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Indahnya Negeriku.

Indonesia Raya adalah lagu kebangsaan Republik Indonesia. Lagu ini pertama kali diperkenalkan oleh komponisnya, Wage Rudolf Soepratman, pada tanggal 28 Oktober 1928 pada saat Kongres Pemuda II di Batavia. Lagu ini menandakan kelahiran pergerakan nasionalisme seluruh nusantara di Indonesia yang mendukung ide satu “Indonesia” sebagai penerus Hindia Belanda, daripada dipecah menjadi beberapa koloni. Stanza pertama dari Indonesia Raya dipilih sebagai lagu kebangsaan ketika Indonesia mem[p]roklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan penggunaannya diatur dalam Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 1958.

Indonesia Raya dimainkan pada upacara bendera. Bendera Indonesia dinaikkan dengan khidmat dan gerakan yang diatur sedemikian supaya bendera mencapai puncak tiang bendera ketika lagu berakhir. Upacara bendera utama diadakan setiap tahun pada tanggal 17 Agustus untuk memperingati hari kemerdekaan Indonesia. Upacara ini dipimpin oleh Presiden Indonesia.

Ketika mempublikasikan Indonesia Raya tahun 1928, Wage Rudolf Soepratman dengan jelas menuliskan “lagu kebangsaan” di bawah judul Indonesia Raya. Teks lagu Indonesia Raya dipublikasikan pertama kali oleh suratkabar Sin Po.

Setelah dikumandangkan tahun 1928 dihadapan para peserta Kongres Pemuda II dengan biola, pemerintah kolonial Hindia Belanda segera melarang penyebutan lagu kebangsaan bagi Indonesia Raya. Meskipun demikian, para pemuda tidak gentar. Mereka menyanyikan lagu itu dengan mengucapkan “Mulia, Mulia!” (bukan “Merdeka, Merdeka!”) pada refrein. Akan tetapi, tetap saja mereka menganggap lagu itu sebagai lagu kebangsaan. Selanjutnya lagu Indonesia Raya selalu dinyanyikan pada setiap rapat partai-partai politik. Setelah Indonesia merdeka, lagu itu ditetapkan sebagai lagu Kebangsaan perlambang persatuan bangsa.

Namun pada saat menjelaskan hasil Festival Film Indonesia (FFI) 2006 yang kontroversial dan pada kompas tahun 1990-an, Remy Sylado, seorang budayawan dan seniman senior Indonesia mengatakan bahwa lagu Indonesia Raya merupakan jiplakan dari sebuah lagu yang diciptakan tahun 1600-an berjudul Lekka Lekka Pinda Pinda. Kaye A. Solapung, seorang pengamat musik, menanggap tulisan Remy dalam Kompas tanggal 22 Desember 1991. Ia mengatakan bahwa Remy hanya sekadar mengulang tuduhan Amir Pasaribu pada tahun 1950-an. Ia juga mengatakan dengan mengutip Amir Pasaribu bahwa dalam literatur musik, ada lagu Lekka Lekka Pinda Pinda di Belanda, begitu pula Boola-Boola di Amerika Serikat. Solapung kemudian membedah lagu-lagu itu. Menurutnya, lagu Boola-boola dan Lekka Lekka tidak sama persis dengan Indonesia Raya, dengan hanya delapan ketuk yang sama. Begitu juga dengan penggunaan Chord yang jelas berbeda. Sehingga, ia menyimpulkan bahwa Indonesia Raya tidak menjiplak.

Naskah pada koran Sin Po (1928)

Lagu Indonesia Raya diciptakan oleh WR Supratman dan dikumandangkan pertama kali di muka umum pada Kongres Pemuda 28 Oktober 1928 di Jakarta (pada usia 25 tahun), dan disebarluaskan oleh koran Sin Po pada edisi bulan November 1928. Naskah tersebut ditulis oleh WR Supratman dengan Tangga Nada C (natural) dan dengan catatan Djangan Terlaloe Tjepat, sedangkan pada sumber lain telah ditulis oleh WR Supratman pada Tangga Nada G (sesuai kemampuan umum orang menyanyi pada rentang a – e) dan dengan irama Marcia, Jos Cleber (1950) menuliskan dengan irama Maestoso con bravura (kecepatan metronome 104).

Aransemen simfoni Jos Cleber (1950)

Secara musikal, lagu ini telah dimuliakan — justru — oleh orang Belanda (atau Belgia) bernama Jos Cleber (pada waktu itu ia berusia 34 tahun) yang tutup usia tahun 1999 pada usia 83 tahun. Setelah menerima permintaan Kepala Studio RRI Jakarta Jusuf Ronodipuro pada tahun 1950, Jos Cleber pun menyusun aransemen baru, yang penyempurnaannya ia lakukan setelah juga menerima masukan dari Presiden Soekarno.

Rekaman asli (1950) dan rekam ulang (1997)

Rekaman asli dari Jos Cleber tahun 1950 dari Orkes Cosmopolitan Jakarta, telah dimainkan dan direkam kembali secara digital di Australia tahun 1997 berdasarkan partitur Jos Cleber yang tersimpan di RRI Jakarta, oleh Victoria Philharmonic di bawah pengarahan Addie MS.

Lirik asli, ejaan 1958, dan EYD

Lirik asli (1928)

INDONESIA RAJA

I

Indonesia, tanah airkoe,

Tanah toempah darahkoe,

Disanalah akoe berdiri,

Mendjaga Pandoe Iboekoe.

Indonesia kebangsaankoe,
Kebangsaan tanah airkoe,
Marilah kita berseroe:
“Indonesia Bersatoe”.

Hidoeplah tanahkoe,

Hidoeplah neg’rikoe,

Bangsakoe, djiwakoe, semoea,

Bangoenlah rajatnja,

Bangoenlah badannja,

Oentoek Indonesia Raja.

II

Indonesia, tanah jang moelia,

Tanah kita jang kaja,

Disanalah akoe hidoep,

Oentoek s’lama-lamanja.

Indonesia, tanah poesaka,
Poesaka kita semoea,
Marilah kita mendoa:
“Indonesia Bahagia”.

Soeboerlah tanahnja,

Soeboerlah djiwanja,

Bangsanja, rajatnja, semoeanya,

Sedarlah hatinja,

Sedarlah boedinja,

Oentoek Indonesia Raja.

III

Indonesia, tanah jang soetji,

Bagi kita disini,

Disanalah kita berdiri,

Mendjaga Iboe sedjati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah jang terkoetjintai,
Marilah kita berdjandji:
“Indonesia Bersatoe”

S’lamatlah rajatnja,

S’lamatlah poet’ranja,

Poelaoenja, laoetnja, semoea,

Madjoelah neg’rinja,

Madjoelah Pandoenja,

Oentoek Indonesia Raja.

Refrain

Indones’, Indones’,

Moelia, Moelia,

Tanahkoe, neg’rikoe jang koetjinta.

Indones’, Indones’,

Moelia, Moelia,

Hidoeplah Indonesia Raja.

Lirik resmi (1958)

INDONESIA RAJA

I

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Disanalah aku berdiri,

Djadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,

Hiduplah neg’riku,

Bangsaku, Rajatku, sem’wanja,

Bangunlah djiwanja,

Bangunlah badannja,

Untuk Indonesia Raja.

II

Indonesia, tanah jang mulia,

Tanah kita jang kaja,

Disanalah aku berdiri,

Untuk s’lama-lamanja.

Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanja,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnja,

Suburlah djiwanja,

Bangsanja, Rajatnja, sem’wanja,

Sadarlah hatinja,

Sadarlah budinja,

Untuk Indonesia Raja.

III

Indonesia, tanah jang sutji,

Tanah kita jang sakti,

Disanalah aku berdiri,

Ndjaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah jang aku sajangi,
Marilah kita berdjandji,
Indonesia abadi.

S’lamatlah rakjatnja,

S’lamatlah putranja,

Pulaunja, lautnja, sem’wanja,

Madjulah Neg’rinja,

Madjulah pandunja,

Untuk Indonesia Raja.

Refrain

Indonesia Raja,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg’riku jang kutjinta!

Indonesia Raja,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raja.

Lirik modern

INDONESIA RAYA

I

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri,

Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,

Hiduplah neg’riku,

Bangsaku, Rakyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya,

Bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya.

II

Indonesia, tanah yang mulia,

Tanah kita yang kaya,

Di sanalah aku berdiri,

Untuk s’lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,
P’saka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,

Suburlah jiwanya,

Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,

Sadarlah hatinya,

Sadarlah budinya,

Untuk Indonesia Raya.

III

Indonesia, tanah yang suci,

Tanah kita yang sakti,

Di sanalah aku berdiri,

N’jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.

S’lamatlah rakyatnya,

S’lamatlah putranya,

Pulaunya, lautnya, semuanya,

Majulah Neg’rinya,

Majulah pandunya,

Untuk Indonesia Raya.

Refrain

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg’riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

Lagu Indonesia Raya asli

Lagu Indonesia Raya yang kita dengarkan saat ini ternyata bukanlah yang pertama kali dimainkan WR Soepratman. Versi asli lagu kebangsaan itu pun akhirnya ditemukan. Tidak di Indonesia, melainkan di Belanda. “Saya bersama dengan Tim Air Putih sejak 3 bulan lalu mencari data-data tentang Indonesia yang ada di berbagai server. Di salah satu server yang ada di Belanda, kami menemukan foto yang berisi tentang lagu ini,” kata pengamat telematika Roy Suro. Ia menjelaskan, versi asli Indonesia Raya ini berjudul 3 stanza atau 3 qouplet. “Lagu ini 3 kali lebih panjang dari yang kita kenal sekarang. Dan masih berbahasa Indonesia dalam ejaan yang belum disempurnakan,” jelasnya. Roy memaparkan, lagu Indonesia Raya versi pertama itu isinya tidak jauh berbeda dengan yang kita dengarkan saat ini. “Isinya persatuan Indonesia, hubungan manusia Indonesia dengan Tuhannya, dan untuk membersihkan jiwa raganya, serta janji masyarakat Indonesia untuk mempertahankan negara ini,” bebernya. Menurut Roy, dirinya juga mendapatkan cukup bukti bahwa lagu 3 stanza ini adalah versi asli dari Indonesia Raya. Bahkan di sejumlah dokumen antara 1928-1945 membuktikan bahwa lagu 3 stanza ini pernah digunakan. “Ternyata setelah 18 Agustus 1945, lagu yang termuat adalah lagu yang ini,” tukas Roy.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Prof Ir Mohammad Nuh menilai lirik lagu kebangsaan “Indonesia Raya” versi asli yang ditemukan di perpustakaan Leiden, Belanda akan menunggu keputusan pemerintah. “Saya sudah melihat dokumen itu, karena itu ada dua aspek yang perlu diperhatikan yakni keputusan pemerintah tentang lagu Indonesia Raya pada masa lalu tetap legal sejak saat itu sampai sekarang,” ujarnya usai meresmikan `Kampoeng Cyber` di Rungkut Asri Utara, Surabaya, Minggu. Menurut dia, aspek lainnya yang juga penting untuk diperhatikan adalah lagu Indonesia Raya versi asli atau versi masa lalu sangat bergantung kepada keputusan pemerintah, karena bendera atau lagu kebangsaan memamg merupakan hasil keputusan politik. “Jadi, temuan lagu Indonesia Raya dengan versi yang lebih lengkap harus diputuskan dengan keputusan politik, tapi selama belum ada keputusan itu, maka lagu kebangsaan yang selama ini ada tetap berlaku,” ungkapnya. Oleh karena itu, kata mantan rektor ITS Surabaya itu, peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan ke-62 RI pada 17 Agustus 2007 hendaknya menjadi momentum bagi pemerintah, DPR RI, dan lembaga hukum yang ada untuk mengeluarkan keputusan politik itu. “Peringatan 17-an merupakan momentum yang baik untuk keputusan itu, apakah kita memakai lagu kebangsaan dalam versi asli atau lagu kebangsaan seperti yang selama ini dipakai,” tegasnya.

Temuan lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya versi asli dengan tiga stanza (bait) ditulis dan dilagukan pertamakali WR Supratman pada tahun 1928, namun lagu monumental itu dinyanyikan secara serentak bersamaan dengan deklarasi Kemerdekaan RI oleh Soekarno-Hatta dengan satu stanza. “Selama ini, yang kita ketahui hanya Indonesia Raya dalam satu stanza, nah ini yang tiga stanza yang terekam dalam lagu dan gambaran suasana Indonesia dalam film seluloid asli yang dibuat pada bulan September 1944 (tahun Jepang 2604) dan tersimpan di Belanda,” ucap pakar telematika, Roy Suryo, di Jogjakarta (3/8).  Rekaman video seluloid lagu Indonesia Raya versi asli itu berdurasi 3 menit 49 detik yang diproduksi Chuuoo Sangi-In atau semacam lembaga DPR pada September 1944. Roy mendapat informasi itu dari Urip Darmawan yang merupakan keponakan WR Supratman

Media mencatat bahwa pada 4 Agustus 2007 Roy Suryo mengklaim menemukan lagu Indonesia Raya yang lebih lengkap daripada yang selama ini digunakan melalui kerjasama penelitian dengan Tim AirPutih. Pada 6 Agustus 2007, ditambahkan pernyataan bahwa ia meneliti sekaligus tiga versi lagu Indonesia Raya. Namun kemudian diklarifikasi bahwa temuan tersebut bukanlah lagu Indonesia Raya asli. Lagu sebenarnya direkam oleh Perusahaan Piringan Hitam Populer, Pasarbaru milik Yo Kim Chan yang belum ditemukan hingga sekarang. Pada 6 Agustus 2007, Tim AirPutih juga membantah Roy Suryo sebagai pihak yang pertama meneliti dan menemukan lagu tersebut. Roy Suryo juga tidak diakui sebagai pihak yang bekerjasama dengan tim ini dalam meneliti hal tersebut. Roy Suryo menganggap bahwa penolakan tersebut tidak berasal dari sumber yang bisa dipercaya. Namun pada tanggal 7 Agustus 2007, salah seorang anggota Tim AirPutih mengklarifikasi secara tertulis kepada media bahwa mereka memang bekerjasama dengan Roy Suryo untuk berhubungan dengan pemerintah.

Sebuah stasiun televisi lokal Surabaya, JTV, diberitakan telah menayangkan video lagu kebangsaan Indonesia Raya tersebut sebagai bagian dari isi program dokumenter selama 3 tahun sejak 2004. Video tersebut juga telah berada di YouTube sejak Desember 2006, jauh sebelum kontroversi yang timbul akibat klaim penemuan oleh Roy Suryo muncul di media massa.

Lirik dan film yang memperdengarkan lagu Indonesia Raya versi pertama akan diserahkan kepada negara. Rencananya akan diserahkan menjelang hari Kemerdekaan 17 Agustus mendatang. “Saya sudah memberi tahu Mensesneg dan Menkominfor tentang penemuan ini. Beliau pun menyarankan agar lagu ini diserahkan melalui Presiden. Dan saat ini waktu penyerahan itu masih diatur,” kata pakar telematika Roy Suryo saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/8/2007). Menurutnya, penyerahan lirik dan film lagu Indonesia Raya ini sangat tepat diserahkan pada Agustus ini. “Karena bukti-bukti telah cukup, maka saya berani sounding. Dan ini adalah waktu yang tepat,” ujarnya. Roy Suryo menjelaskan, dirinya juga telah membuktikan keaslian dari lagu 3 Stanza itu. Menurutnya, film yang ditemukannya itu teridentifikasi dibuat pada September 1944. “Pihak keluarga dari WR Soepratman juga senang atas ditemukannya versi asli dari Indonesia Raya,” tuturnya. Lirik dan film asli Indonesia Raya ini ditemukan Roy Suryo dan tim Air Putih sejak 3 bulan lalu. Mereka menemukannya dari server yang berada di Belanda. Lagu yang diciptakan Wage Rudolf Soepratman ini pertama kali didengarkan pada saat Konggres Pemuda I pada 28 Oktober 1928. Pada saat itu WR Soepratman memainkan lagu ini untuk pertama kalinya dengan menggunakan biola.

Diragukan

Rekaman lagu kebangsaan “Indonesia Raya” karya WR Supratman yang ditemukan pakar telematika Roy Suryo Notodiprojo di Perpustakaan Leiden Belanda diragukan sebagai lagu yang asli. “Saya tidak yakin rekaman itu merupakan lagu Indonesia Raya versi asli gubahan WR Supratman karena rekaman itu diproduksi pada tahun 1944 atau pada saat pendudukan Jepang,” ujar pemerhati sejarah Drs. H.Muhammad TWH kepada ANTARA di Medan, Senin.

Menurut dia, rekaman produksi Chuuoo Sangi In itu diduga telah diubah oleh Jepang yang pada saat itu tengah berkuasa. Jepang telah memerintahkan agar kata-kata dan irama lagu itu disesuaikan dengan keinginannya untuk mendukung situasi dan kondisi pada masa itu. Melalui rekaman itu, katanya, dapat diketahui lagu Indonesia Raya dinyanyikan dengan penuh semangat dalam kegiatan baris-berbaris anggota Pembela Tanah Air (PETA), pemuda rekrutan Jepang untuk membantu pasukannya menghadapi perang di Asia Timur Raya yang pada masa itu tengah berlangsung. “Karena itu kata-kata pada lagu tersebut ada yang berbeda dengan aslinya. Ada tiga stanza dan irama cobravura bukannya irama mars,” katanya.

Lebih jauh wartawan senior itu mengatakan, sekiranya piringan hitam yang diproduksi Perusahaan Piringan Hitam Populer di Pasar Baru milik Yo Kim Chan ditemukan, maka didapat versi asli lagu Indonesia Raya karya WR Supratman.Piringan hitam itu diproduksi Singapura pada tahun 1929, tetapi tidak dibenarkan masuk ke Indonesia oleh pemerintah hindia Belanda karena memuat kata-kata “merdeka”, ujarnya.

Menurut hemat Muhammad TWH, rekaman lagu Indonesia Raya yang diproduksi pada zaman Jepang merupakan lagu Indonesia Raya versi Jepang, sementara lagu Indonesia Raya yang asli secara lengkap dapat dibaca dalam buku “Tragedi Kehidupan Seorang Komponis” karya Subagio IN. Ketika lagu itu diperdengarkan di depan Kongres Pemuda pada 28 Oktober 1928 di Gedung Kramat Raya No 106 Jakarta masih digunakan kata-kata “Indones, Indones, mulia tanahku negeriku yang kucinta”.  “Lagu Indonesia Raya pertama kali dinyanyikan oleh gadis tanggung bernama Dolly puteri Haji Agus Salim di depan Kongres Pemuda 1928,” katanya

Lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya versi asli dengan tiga stanza adalah :

Stanza 1:

Indonesia Tanah Airkoe Tanah Toempah Darahkoe
Di sanalah Akoe Berdiri Djadi Pandoe Iboekoe
Indonesia Kebangsaankoe Bangsa Dan Tanah Airkoe
Marilah Kita Berseroe Indonesia Bersatoe

Hidoeplah Tanahkoe Hidoeplah Negrikoe
Bangsakoe Ra’jatkoe Sem’wanja
Bangoenlah Djiwanja Bangoenlah Badannja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 2:

Indonesia Tanah Jang Moelia Tanah Kita Jang Kaja
Di sanalah Akoe Berdiri Oentoek Slama-Lamanja
Indonesia Tanah Poesaka P’saka Kita Semoenja
Marilah Kita Mendo’a Indonesia Bahagia

Soeboerlah Tanahnja Soeboerlah Djiwanja
Bangsanja Ra’jatnja Sem’wanja
Sadarlah Hatinja Sadarlah Boedinja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja

Stanza 3:

Indonesia Tanah Jang Seotji Tanah Kita Jang Sakti
Di sanalah Akoe Berdiri ‘Njaga Iboe Sedjati
Indonesia Tanah Berseri Tanah Jang Akoe Sajangi
Marilah Kita Berdjandji Indonesia Abadi

S’lamatlah Ra’jatnja S’lamatlah Poetranja
Poelaoenja Laoetnja Sem’wanja
Madjoelah Negrinja Madjoelah Pandoenja
Oentoek Indonesia Raja

(Reff: Diulang 2 kali, red)
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Tanahkoe Negrikoe Jang Koetjinta
Indonesia Raja Merdeka Merdeka Hidoeplah Indonesia Raja.

dari berbagai sumber

0 comments.

Anjuran Menyegerakan Buka Puasa, Ayo Segera Berbuka! Tapi tunggu matahari terbenam dulu ya..

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

عن سهل بن سعد – رضي عنهما – أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال : ((لا يزال الناس بخير ما عجل الفطر)) متفق عليه

Dari Sahal bin Sa’d –radhiyallahu ‘anhu- bahwa Rasulullah –shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka” (Muttafaqun Alaihi)

Hadits 547

و للترمذي من حديث أبي هريرة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه و سلم قال : ((قال الله عز وجل أحب عبادي إلي أعجلهم فطرا

Diriwayat oleh At-Tirmidzi, dari hadits Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu- dari nabi –shallallahu ‘alaihi wa sallam-, beliau bersabda, “Allah ‘azza wa jalla berfirman : Hamba yang paling Aku cintai adalah yang paling menyegerakan berbuka” (Hadits ini dihasankan oleh Attirmidzi dan dishohihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)

Faedah Kedua Hadits:

  1. Disunnahkannya menyegerakan buka puasa. Para ulama telah sepakat tentang sunnahnya menyegerakan buka puasa jika telah diyakini terbenamnya matahari dengan penglihatan, dengan info yang terpercaya, atau dengan dugaan kuat.
  2. Hadits ini menjadi dalil ditetapkannya kebaikan bagi orang yang menyegerakan buka puasa, dan hilangnya kebaikan bagi orang yang mengakhirkannya.
  3. Kebaikan yang dimaksud adalah mengikuti sunnah, tidak diragukan lagi bahwa mengikuti sunnah merupakan sebab kebaikan dunia dan akhirat, di dalam sunan Abi Dawud, “Agama ini akan senantiasa menang selama manusia (kaum muslimin, pent) menyegerakan berbuka, karena Yahudi dan Nasrani mengakhirkan buka sampai munculnya bintang”, dan hadits yang semisalnya di dalam shahihain. Penetap syariat (Allah) yang maha bijaksana menuntut kaum muslimin agar tidak menyerupai ahlul kitab dalam ibadah-ibadah mereka, penyegeraan buka puasa merupakan syiar yang membedakan antara puasanya orang islam dengan puasanya ahlul kitab
  4. Hadits ini merupakan mu’jizat nabawi. Ternyata memang, mengakhirkan buka merupakan metodenya sebagian kelompok sesat sampai saat ini.
  5. Ibnu Abdil Baar dan selainnya berkata, “Hadits-hadits tentang menyegerakan buka puasa dan mengakhirkan sahur adalah hadits-hadits yang shohih dan mutawatir, para ulama telah ijma’ bahwa menyegerakan buka dan mengakhirkan sahur hukumnya sunnah, Zubair bin Hubairoh juga mengisahkan ijma’ tersebut, dan didukung oleh Syaikh Taqiyuddin.
  6. Allah ta’ala berfirman, “Kemudian sempurnakanlah puasa sampai malam”, ini berkonsekuensi bahwa waktu berbuka adalah ketika terbenamnya matahari. Para ulama telah ijma’ bahwa puasa telah selesai dan sempurna dengan sempurnanya benaman matahari. Dan sunnahnya adalah berbuka ketika telah diyakini terbenamnya matahari, dan dengan dugaan yang kuat, ini disepakati ulama.
  7. Makan dan semisalnya (sahur) jika dalam keadaan ragu terhadap terbitnya fajar hukumnya boleh, akan tetapi berbuka dalam keadaan ragu terhadap terbenamnya matahari hukumnya tidak boleh, hukum ini dibangun berdasarkan kaidah syar’i yang agung yaitu , “Secara asal, hukum itu tetap sebagaimana asalnya”. Saat sahur, secara asal tetapnya malam, saat berbuka secara asal tetapnya siang”.
  8. Hadits ini menetapkan adanya sifat cinta bagi Allah ta’ala dengan penetapan yang sesuai dengan kemulian-Nya, dan cinta robbaniyah ini bertingkat-tingkat, yang paling dicintai-Nya adalah manusia yang paling banyak mengikuti syariat dan yang paling melaksanakan perintah-Nya. Allah ta’ala berfirman, “Katakanlah jika kalian mencintai Allah maka ikutilah aku maka Allah akan mencintai kalian” .

(selesai)

Diterjemahkan dari kitab Taudhihul Ahkam min Bulughul Marom

0 comments.

Keutamaan dan Kedahsyatan Bulan Ramadhan

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

Keutamaan Ramadhan

1. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu:Adalah Rasulullah SAW memberi khabar gembira kepada para sahabatnya dengan bersabda, “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan kepadamu puasa didalamnya; pada bulan ini pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan para setan diikat; juga terdapat pada bulan ini malam yang lebih baik daripada seribu bulan, barangsiapa tidak memperoleh kebaikannya maka dia tidak memperoleh apa-apa’.” (HR. Ahmad dan An-Nasa’i).
2. Dari Ubadah bin AshShamit, bahwa Rasulullah bersabda:”Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan keberkahan, AIlah mengunjungimu pada bulan ini dengan menurunkan rahmat, menghapus dosa-dosa dan mengabulkan do’a. Allah melihat berlomba-lombanya kamu pada bulan ini dan membanggakanmu kepada para malaikat-Nya, maka tunjukkanlah kepada Allah hal-hal yang baik dari dirimu. Karena orang yang sengsara ialah yang tidak mendapatkan rahmat Allah di bulan ini. ” (HR.Ath-Thabrani, dan para periwayatnya terpercaya).Al-Mundziri berkata: “Diriwayatkan oleh An-Nasa’i dan Al-Baihaqi, keduanya dari Abu Qilabah, dari Abu Hurairah, tetapi setahuku dia tidak pemah mendengar darinya.”3. Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alahi wasallam bersabda:”Umatku pada bulan Ramadhan diberi lima keutamaan yang tidak diberikan kepada umat sebelumnya, yaitu: bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma kesturi, para malaikat memohonkan ampunan bagi mereka sampai mereka berbuka, Allah Azza Wa Jalla setiap hari menghiasi Surga-Nya lalu berfirman (kepada Surga),’Hampir tiba saatnya para hamba-Ku yang shalih dibebaskan dari beban dan derita serta mereka menuju kepadamu, ‘pada bulan ini para jin yang jahat diikat sehingga mereka tidak bebas bergerak seperti pada bulan lainnya, dan diberikan kepada ummatku ampunan pada akhir malam. “Beliau ditanya, ‘Wahai Rasulullah apakah malam itu Lailatul Qadar’ Jawab beliau, ‘Tidak. Namun ovang yang beramal tentu diberi balasannya jika menyelesaikan amalnya.’ ” (HR. Ahmad)’”Isnad hadits tersebut dha’if, dan di antara bagiannya ada nash-Nash lain yang memperkuatnya. (more…)

0 comments.

1001 Tokoh Yang Harus Jadi Idola dan Inspirator Anak dan Remaja Indonesia

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Kisah Inspiratif Gokil.

Ekspresi luapan perasaan dan ide cemerlang yang dilakukan segera dan bersungguh  tidak mustahil akan menjadi karya besar dunia yang dihormati manusia  sepanjang masa. Perasaan, ide, pikiran dan motivasi dapat dianggap faktor utama pendorong berkarya. Perasaan apapun akan mampu mencari kepingan imajinasi para anak dan remaja untuk berkreasi. Berjuta-juta karya selalu tiada henti memenuhi permukaan bumi ini sejak dahulu kala dengan prestasi dan inspirasi. Mulai politik, olahraga, teknologi, budaya, musik, drama, literasi dan karya lainnya, tak henti bermunculan. Karya politik, pemerintahan, teknologi, budaya, musik memang suatu karya besar, demikian juga dunia ilmiah, penelitian,  jurnalistik dan literasi sangat berpengaruh bagi nasional maupun internasional. Inilah beberapa tokoh dengan karya besarnya yang telah mengubah sebagian dunia yang dapat dijadikan idola dan  inspirasi dan motivasi anak dan remaja Indonesia dalam berkarya di kemudian hari

0 comments.

Benarkah Sai baba, Salah Satu dari 30 Dajal di Muka Bumi Ini ?

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

Benarkah Sai baba, Salah Satu dari 30 Dajal di Muka Bumi Ini ?

Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menarik perhatian adalah kehadiran seorang bernama SAI BABA, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, Yaitu India Selatan. Berbagai Komentar dan ulasan banyak menyikapinya. berbagai pihak menganggap kontroversi itu dapat meresahkan umat agama tertentu. Bahkan beberapa pihak menggap Sai baba adalah salah satu dari 30 Dajal yang akan muncul di muka bumi ini.

Telah bersabda Rasulullah S.A.W., bahwasanya Dajjal akan keluar dari bumi ini dari kawasan bahagian timur yang bernama Khurasan (Jamiu At-Tirmidzi).Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. telah bersabda yang bermaksud:“Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya.”Adalah tidak mustahil bahawa Sai Baba ini adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya Al-Maseh Al-Dajjal. (Dajjal nantinya akan berperang dengan Imam Mahdi dan di bunuh oleh Nabi Isa A.S.)Wallahu A’lam..Tentang “Sai Baba”

Kontroversi Sai baba

Sai Baba dikatakan memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang, bahkan jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Saat ini Sai Baba dikatakan sudah pun memiliki puluhan juta pengikut.Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak turut sama menjadi korban berikut dari fitnah Sai Baba ini.

Sai Baba

Sathya Sai Baba (Telugu: సత్య సాయి బాబా), lahir dengan nama Sathyanarayana Raju pada 23 November 1926 dengan nama keluarga “Ratnakara”, ia adalah seorang Guru, orang yang mengabdikan hidupnya untuk perbaikan kemanusiaan, orator, pencipta lagu/puisi dan filsuf India Selatan yang sering digambarkan sebagai orang suci. Sai Baba mengatakan tidak pernah membuat agama, ia mengajarkan bahwa semua agama itu sama dan ia tidak suka akan orang yang berpindah agama. Sai Baba berkata;“There is only one religion, the religion of love, there is only one language, the language of the heart, there is only one caste, the caste of humanity, there is only one God, He is omnipresent” Ia merupakan reinkarnasi Sai Baba dari Shirdi.

Kisah hidup

Perihal Kelahiran

Nama kecil Sathyanarayana Raju, lahir dari Ibu Eswaramma dengan nama keluarga “Ratnakaram” dari keturunan Bharadwaja Rsi Ghotra di desa terpencil Puttaparthi, Andhra Pradesh, India. Ayahnya bernama Pedda Venkama Raju.

Ia lahir tanpa melalui proses pembuahan biologis biasa. Easwaramma menceritakan, “Saya telah bermimpi tentang Dewa Sathya Narayana dan Dia mengingatkan saya bahwa saya tidak boleh takut jika sesuatu terjadi kepada saya melalui Kehendak Tuhan. Pagi itu ketika saya masih menimba air di sumur, cahaya biru berbentuk bola besar datang bergulir ke arah saya dan saya terjatuh pingsan. Saya merasa cahaya itu meluncur ke dalam diri saya”. Disebabkan peristiwa tersebut Eswaramma kemudian mulai mengandung bayi yang dikemudian hari dikenal sebagai Sathya Sai Baba. Easwaramma tidak menceritakan kejadian tersebut kepada siapapun kecuali pada Ibu mertuanya, tetapi ia menyuruhnya untuk menyimpan cerita tersebut.

Narayana Kasturi, dalam biografi Sathya Sai Baba, mengatakan bahwa selama Easwaramma mengandung, di tengah malam dan kadang-kadang pada pagi hari, tambura berirama dengan merdunya dan Maddala (drum) pelan berdetak sendirinya, seolah-olah mereka berada di tangan ahli musik.

Pada hari Senin 23 November 1926, di pagi hari angin berhembus dan lonceng-lonceng di kuil berdentang, Sathya Narayana pun lahir. Di tempat yang berbeda, pada 24 November 1926, yogi Sri Aurobindo bangun dari meditasinya dan mengumumkan bahwa; Sri Krishna telah turun ke dunia dalam wujud fisik. Aurobindo memecah keheningan yang berkepanjangan hanya untuk menyatakan bahwa Tuhan telah menjelma pada hari sebelumnya. Setelah membuat pernyataan penting ini, dia kembali pada keheningannya.”Banyak orang merasa bahwa Sri Aurobindo mengumumkan tanda kemunculan Avatar Sathya Sai Baba”.

Klaim Tanda Keilahian Yang Dihembuskan Keluarga

Bayi itu tidak menangis ketika ia dilahirkan. Easwaramma terkejut karena bayinya mulai tersenyum. Semua orang heran melihat bayi yang baru lahir tersebut tersenyum. Bayi itu memiliki tahi lalat di pipi sebelah kiri dan di dadanya. Di telepak kakinya terdapat tanda berupa gambar Sangka dan Chakra.

Lakshmamma, Ibu mertua Easwaramma, dengan lembut meletakkan bayi yang baru lahir tersebut di atas daun-daun palma, di sudut ruang persalinan sesuai dengan tradisi yang ada. Sesaat kemudian, ia melihat gerakan perlahan di kain sprei bayi. Hal yang membuatnya sangat terkejut adalah ketika mengangkat bayi mungilnya, ia melihat seekor ular kobra menyediakan dirinya sebagai tempat tidur si bayi tanpa melukainya.Ular tersebut seolah-olah mengambil peran sebagai Adishesha, ular tempat dimana Sri Vishnu berbaring.

Pada saat upacara Namakaranam (upacara pemberian nama), bayi itu diberi nama Sathyanarayana. Saat nama itu dibisikkan ditelinga si bayi, bayi itu tersenyum seolah-olah memberikan tanda setuju dengan nama tersebut. “Sathya” adalah kata dalam bahasa Sansekerta berarti Kebenaran dan “Narayana” adalah nama untuk Sri Vishnu

Ibu Easwaramma merawat anaknya dengan cinta dan perhatian. Hari-hari berlalu dan bayi itu tumbuh menjadi anak laki-laki. Anak itu benar-benar menolak makanan non-vegetarian. Dia bahkan tidak akan mengunjungi rumah-rumah di mana makanan non-vegetarian dimasak. Dia terus menjauh dari tempat-tempat di mana babi, domba, sapi, atau unggas yang dibunuh atau disiksa, di mana ikan-ikan dijebak atau ditangkap.

Ibu Easwaramma memiliki tetangga yang bernama Ibu Karnam Subbamma. Ia tidak memiliki keturunan dan sangat menyayangi Sathyanarayana. Suatu hari, diam-diam Subbama menyuapkan makanan kepada Sathyanarayana kecil dari jendela. Hal itu membuat Subbamma terkejut karena saat melihat Sathyanarayana membuka mulut, Subbamma melihat alam semesta tedapat di dalam mulut kecil Sathyanarayana. Subbamma terkejut dan mengalami kebahagiaan rohani karena melihat kejadian tersebut. Kejadian itu mirip dengan kisah masa kecil dari Avatar Sri Krishna yang ditulis dalam kitab Bhagavata Purana. Diceritakan kakak-Nya Krishna, Balarama, menuduh Krishna memakan tanah, Ibu Yashoda kemudian memaksa Krishna untuk membuka mulut-Nya. Ibu Yashoda terkejut karena melihat alam semesta berada dalam mulut Sri Krishna.

Hal serupa juga terjadi pada masa kecil Sai Baba dari Shirdi, dimana seorang anak bermain kelereng dengan Shirdi Baba kecil. Shirdi Baba kecil terus menang. Karena anak itu kehabisan kelereng, anak itu mengambil batu Saligram emas (yang bentuknya mirip kelereng) di altar rumahnya. Shirdi Baba menang lagi dan ia mengambilnya. Anak itu marah dan meminta agar Baba mengembalikannya. Tetapi Shirdi Baba tidak mau karena ia sudah memenangkannya. Sadar batu saligram untuk acara ritual ibadah hilang, Ibu pemilik batu saligram itu menanyakan hal tersebut pada anaknya. Mendengar batu saligramnya diambil oleh Shirdi Baba kecil, Ibu tersebut mencari lalu menarik telinga Shirdi Baba kecil agar mengembalikan batu saligram tersebut. Tetapi Shirdi Baba kecil malah menelannya. Ibu itu kemudian memaksa Shirdi Baba kecil agar membuka mulut. Dengan lugunya ia membuka mulut. Ibu itu terkejut melihat alam semesta berada di mulut Shirdi Baba

Deklarasi Sebagai Inkarnasi Sai Baba dari Shirdi

Sai Baba dari Shirdi

Pada bulan Mei 1940, saat berumur 14 tahun, Sathyanarayana (nama kecil Sathya Sai Baba) menyatakan dirinya sebagai reinkarnasi dari seorang mistikus sufi; Sai Baba dari Shirdi dan kemudian Sathyanarayana mengambil nama Sai Baba. Sejak saat itu, banyak orang yang datang untuk menantang klaimnya sebagai reinkarnasi Sai Baba dari Shirdi. Anggota keluarga dan tetangga juga tidak yakin. Mereka mendekati Sathya Sai Baba muda dan berkata, “Jika kamu adalah Sai Baba dari Shirdi, beri kami beberapa bukti. “Beri aku bunga melati itu,” kata Sathya muda. Setelah menerima bunga melati tersebut, ia melemparkannya ke lantai. Bunga-bunga, menurut mereka yang hadir, secara ajaib mengatur diri mereka sebagai membentuk kata “Sai Baba” dalam huruf Telugu. Sejak saat itulah ia berhenti bersekolah dan memulai menjalankan misinya.

Suatu hari ada seseorang bertanya kepada Sathya Sai Baba; apakah kamu Tuhan? Sathya Sai Baba menjawab; “Ya, Aku Tuhan dan kalian juga Tuhan. Perbedaanya antara Aku dan kalian dimana Aku menyadarinya, sedangkan kalian tidak”

Arti Nama Sai Baba

Suatu hari pada tanggal 9 juni 1974 Sathya Sai Baba pernah berwacana kepada pengikutnya di Brindavan tentang makna dari namanya. Sathya Sai Baba mengatakan: “Sa berarti ‘Tuhan’, Ai atau Ayi berarti ‘Ibu’ dan Baba berarti Bapa. Nama tersebut menunjukkan Ibu dan Bapa Ilahi, sama seperti Saambasiva, yang juga berarti Ibu dan Bapa Ilahi”

Misi dan Tujuan Kedatangan

Berbicara mengenai misi, Sathya Sai Baba mendeklarasikan bahwa :

Aku datang bukan untuk mengganggu atau menghancurkan keyakinan apapun, tetapi untuk menguatkan keyakinan mereka, sehingga seorang Kristen menjadi seorang Kristen yang lebih baik, seorang Muslim menjadi seorang Muslim yang lebih baik, seorang Hindu menjadi seorang Hindu yang lebih baik dan seorang Buddhis menjadi seorang Buddhis yang lebih baik.

Sathya Sai Baba mengatakan datang untuk membimbing umat manusia menegakkan nilai-nilai universal semua agama yaitu Sathya (Kebenaran), Dharma (Tindakan yang Benar), Shanti (Kedamaian), Prema (Cinta Kasih), dan Ahimsa (Tanpa Kekerasan).
Dalam sebuah kunjungan di Nairobi (Kenya, Afrika Timur), Sathya Sai Baba menyatakan:

Aku datang untuk menyalakan pelita Cinta dalam hatimu, untuk melihat pelita itu bersinar dari hari ke hari dengan menambahkan minyak. Aku datang bukan atas nama suatu agama yang eksklusif. Aku tidak datang untuk misi publisitas untuk sebuah sekte atau kepercayaan, juga Aku tidak datang untuk mengumpulkan pengikut untuk sebuah doktrin. Aku tidak punya rencana untuk menarik murid-murid atau pengikut. Aku datang untuk memberitahu anda tentang hal kesatuan iman, prinsip spiritual, jalur Cinta, kebajikan Cinta, tugas Cinta, kewajiban Cinta.

Lebih lanjut Sathya Sai pada tanggal 23 November 1968 menjelaskan:

“Untuk melindungi yang saleh, untuk menghancurkan orang-orang yang lalim dan untuk menegakkan kebenaran pada pijakan yang kokoh, aku menjelma dari zaman ke zaman. Setiap kali asanthi, atau ketidakharmonisan menguasai dunia, Tuhan akan menjelma dalam bentuk manusia untuk menetapkan jalan menuju Prashanthi, atau Kedamaian dan untuk mendidik kembali masyarakat manusia di jalan kedamaian. Pada saat ini, konflik dan perselisihan telah merampok perdamaian dan persatuan keluarga, sekolah, masyarakat, agama, kota-kota dan negara.Kedatangan Tuhan ditunggu dengan cemasnya oleh orang-orang kudus dan orang bijak. Para Sadhu (orang-orang kudus) berdoa dan Aku datang. Tugas utama-Ku melindungi Veda (kitab suci) dan melindungi umat yang taat.”

Perihal Ajaran

Menurut situs resmi mereka, ajaran Sathya Sai Baba terdiri dari lima nilai-nilai kemanusiaan yang mana para pengikutnya biasa menyebutnya dengan “Panca Pilar”, antara lain:

  • Cinta Kasih: kepedulian, kasih sayang, memaafkan, antusiasme, pengabdian.
  • Kedamaian: kepuasan, kerendahan hati, kesabaran, kepercayaan diri, menghargai diri sendiri.
  • Kebenaran: kejujuran, integritas, optimisme.
  • Tanpa Kekerasan: kelembutan, pertimbangan, kerjasama, kesetaraan antar manusia, menghormati budaya.
  • Perilaku yang benar: rasa syukur, ketekunan, tekad, tanggung jawab, pengorbanan, keberanian, kewajiban, dan etika.  Ajaran mereka juga menekankan pada persaudaraan antar umat manusia dan Keesaan Tuhan. Dalam buku Sathya Sai Speaks, Sathya Sai Baba mengatakan: “Hanya ada satu Tuhan, Ia yang berada dimana-mana
  • Hanya ada satu Agama, Agama Cinta Kasih
  • Hanya ada satu Kasta, Kasta Kemanusiaan
  • Hanya ada satu Bahasa, Bahasa Hati

Menurut pendapat Prof. Zeba Bashiruddin yang meneliti perkembangan ajaran Sathya Sai Baba di India dan menulis tesis berjudul “Sai Baba and Sufism“, dalam tesisnya ia menulis:

“They loved Him and He loved them” says a line in the Qur’an. This is essence of Sufism. There are many similarities between what Baba has expounded and Sufism teaches [……. In Indian tradition it is called Bhakti Marga. “Baba has also proclaimed that “offering of total love is Bhakti.”(Discourse-11.10.1998.) In Islam it is known as Sufism.

Kepada para bhaktanya, Sathya Sai Baba juga menyarankan untuk mempraktikkan sadhana (latihan spiritual) dalam kehidupan sehari-hari, seperti menyebut Nama Tuhan,menyanyikan lagu kebhaktian, meditasi (meditasi cahaya dan penyelidikan ke dalam batin), berdoa dan pelayanan.

Gerakan Organisasi

Menurut situs resmi organisasi Sai, diperkirakan terdapat 1,200 Center Sathya Sai Baba yang tersebar 114 negara, termasuk Amerika, Australia, Selandia Baru, Inggris, Kanada, Thailand Malaysia, Indonesia dan berpusat di India.

Kegiatan Pelayanan

Sri Sathya Sai Super Specialty Hospital, Whitefield, Karnataka, India

Pelayanan merupakan salah satu inti pokok ajaran Organisasi Sai. Menurut buku pegangan organisasi mereka yang berjudul “Guidlines to Active Workers of Sathya Sai Seva Organisations Sathya Sai” disebutkan; “Pelayanan kepada manusia adalah pelayanan kepada Tuhan.

Pusat Organisasi Sai Amerika melaporkan, Organisasi Sai melakukan kegiatan kemanusiaan dengan mengadakan pengobatan gratis, memberi makan, menyediakan keperluan untuk orang miskin, menyediakan pendidikan dan kesehatan dengan didukung ribuan relawan mereka.

Pada tahun 1977 di India dibuka “The Sri Sathya Sai General Hospital” di Whitefield, Bangalore, yang menyediakan operasi yang kompleks, makanan dan obat-obatan bebas biaya. Rumah sakit itu telah merawat lebih dari 2 juta pasien.  Sri Sathya Sai Central Trust mendirikan beberapa rumah sakit umum, dua rumah sakit khusus, rumah sakit mata, apotik dan menyelenggarakan kamp medis di pedesaan dan daerah kumuh di India. Bidang kemanusiaan mereka yang lainnya adalah proyek distribusi air. Salah satu proyek selesai pada tahun 1996 yang memasok air untuk 1,2 juta orang di sekitar 750 desa di rawan kekeringan di distrik Anantapur, Andhra Pradesh.  Proyek air minum kedua selesai pada tahun 2004, yang memasok air untuk Chennai dengan membangun kembali jalur air yang diberi nama “Sathya Sai Gangga Canal”. Proyek-proyek air lainnya meliputi proyek air di distrik Medak yang membantu 450.000 orang di 179 desa dan di distrik Mahbubnagar yang membantu 350.000 orang di 141 desa.

Selain di bidang kesehatan dan instalasi air, Organisasi Sai juga bergerak di bidang pendidikan yang mereka namakan “Sathya Sai Baba Educare Programme”. Mereka mendirikan sekolah di seluruh dunia dengan tujuan mendidik anak-anak dengan nilai-nilai kemanusiaan/ budi pekerti. Menurut situs Sai Educare, sekolah Sathya Sai telah didirikan di 33 negara, termasuk Australia, Meksiko, Inggris dan Peru.

Kediaman

Prashanthi Nilayam, Puttaparthi, Andhra Pradesh

Puttaparthi merupakan tempat Sathya Sai Baba dilahirkan dan tinggal sampai sekarang, awalnya hanyalah sebuah desa kecil. Di sini sekarang terdapat sebuah kompleks universitas yang luas, Chaitanya Jyoti (sebuah museum agama-agama dunia), planetarium, stasiun kereta api, bandar udara, stadion dengan pemandangan ke bukit, gedung administrasi, stadion tertutup, dan lainnya. Politikus tinggi India, seperti mantan Presiden India Dr. A. P. J. Abdul Kalam dan mantan Perdana Menteri Atal Bihari Vajpayee menjadi tamu resmi ashram di Puttaparthi. Pada perayaan ulang tahun Sathya Sai Baba yang ke-80, dilaporkan bahwa lebih dari jutaan orang hadir, dan juga 13.000 delegasi dari India dan 180 negara lainnya.

Sathya Sai Baba menetap di ashram utamanya yang disebut Prashanthi Nilayam (artinya: Kediaman Kedamaian Tertinggi) di Puttaparthi. Prashanti Nilayam merupakan rumah bagi semua agama dunia, banyak festival yang dirayakan disana, diantaranya Guru Poornima, Sri Rama Navami, Buddha Poornima (Waisak), Deepavali, Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru Imlek.Pada musim panas, Baba meninggalkan ashram Prashanthi Nilayam ke ashram lain yang disebut “Brindavan” di Kadugodi, Whitefield, di pinggiran kota Bangalore. Terkadang, ia mengunjungi ashram “Sai Shruti” di Kodaikanal.

Perayaan Idul Fitri (hari raya Islam) bertepatan dengan Dassera(hari raya Hindu India) pada 21 September 2009 di Prashanti Nilayam

Program harian di ashram Sathya Sai Baba biasanya dimulai dengan mengucapkan “OM” dan doa pagi (Suprabatham), lalu diikuti dengan Veda Parayan (pembacaan Weda), nagarasankirtana, bhajan/lagu kebhaktian dengan menyebut Nama-nama Tuhan dari semua agama dan darshan dua kali sehari (kehadiran Sai Baba untuk para bhakta).

Mukjizat dan Kontroversi

Mukjizat adalah bagian dari kehidupan Sathya Sai Baba, dilaporkan banyak mukjizat yang telah dilakukannya seperti menyelamatkan bhaktanya yang terkena musibah, melihat masa depan, menyembuhkan orang sakit dan sebagainya. Sejak kecil ia juga memiliki kemampuan menciptakan suatu benda dari lambaian tangannya, seperti liontin, cincin, berlian, tasbih, salib, vibhuti (abu suci), yang biasanya ia hadiahkan kepada bhaktanya.

Banyak fisikawan dan mentalis yang berspekulasi atas kemampuannya tersebut. Namun Sathya Sai Baba berkata: “Kemampuanku bukan berasal dari hasil olah tapa tetapi merupakan sifat kosmis seorang Avatar. Hadiah berupa cincin dan liontin adalah ungkapan kasih Swami (Baba). Bukan karena Swami ingin menarik orang kepadanya dengan hadiah. Bila Anda ingin menunjukkan kasih sayang kepada anak Anda, atau jika Anda ingin membuat orang lain bahagia, Anda membuatkanya kemeja sport atau membelikan hadiah, bukankah begitu? Swami juga ingin membawa kebahagiaan dengan cara ini. Terkadang, karunia-karunia ini dibuat untuk alasan tertentu; demi kesehatan bhakta atau Aku memberi seseorang sebuah batu permata sehingga sinarnya terus menerus mempengaruhinya untuk mengikuti jalan yang benar. Sedangkan vibuthi (abu suci) merupakan simbol dari ketidakterikatan dan pelepasan. Pikiran harus menjadi kehilangan hasratnya dan tak terikat seperti abu, yang mana segala sesuatunya terbakar. Ini adalah semacam pikiran murni yang harus dipersembahkan kepada Tuhan.”

Salib Ciptaan Sathya Sai untuk John Hislop

Sathya Sai juga merupakan salah satu tokoh kontroversial di jejaring internet, mulai dari isu penyimpangan seksual sampai perwujudan dajjal di akhir jaman. Dikutip dari harian “Times Of India” tanggal 26 Desember 2000, Sathya Sai Baba berkata :

“Yesus Kristus mengalami banyak kesulitan dan disalibkan karena kecemburuan. Banyak orang di sekitar-Nya tidak senang akan kerja yang Ia lakukan dan sejumlah besar pengikut-Nya. Salah seorang murid, Yudas mengkhianatinya “. Lebih lanjut Sathya Sai Baba berkata; “Hari ini ada ribuan orang yang sama seperti Yudas tergoda untuk mengkhianati Yesus. Yudas hari ini juga dibeli untuk berbohong. Kecemburuan adalah motif di balik tuduhan yang ditujukan pada-Nya” [60]

Dalam kesempatan lain Sathya Sai Baba juga berkata:

“Ajaran-ajaran (Veda) sangatlah sakral. Sekarang orang-orang siap untuk percaya semua yang mereka lihat di televisi dan internet tetapi tidak percaya terhadap deklarasi Veda. Internet adalah seperti keranjang sampah. Ikuti ‘inner-net’ bukannya internet.

Mahasamadhi

Sathya Sai Baba telah menyatakan akan Mahasamadhi (meninggalkan tubuh fisik) di usia 96 pada tahun 2022 Masehi dan delapan tahun kemudian (tahun 2030 Masehi) akan berinkarnasi kembali sebagai Prema Sai Baba.Menurutnya, Prema Sai Baba akan lahir di Karnataka, di sebuah tempat antara Bangalore dan kota Mysore, India. Untuk mengisi jabatan kepala Organisasi Sathya Sai selama masa ketidakhadiran Sathya Sai Baba secara fisik di dunia dalam rentang 8 tahun (2022-2030 ), Swami Nalin yang mana merupakan reinkarnasi dari Swami Vivekananda akan menjabat sebagai kepala Organisasi Sathya Sai.

Presiden Abdul Kalam saat peresmian Institut, 2002

Benarkah Sai Baba Dajal ?

Dajal

Dalam ajaran Islam, Dajal (b. Arab: الدّجّال al-dajjāl “pembohong, penyamar”) ialah suatu makhluk jahat yang akan muncul sebelum Hari Kiamat. Dalam ajaran Kristian, Dajal dikenali sebagai Antichrist. “Dajal” adalah kata Arab lazim, digunakan dalam kata “nabi palsu”. Tetapi “Al-Dajal”, dengan rencana pasti, merujuk kepada “Si Penyamar”, satu pembohong spesifik akhir-masa. Ia adalah layak untuk nota yakni istilah Al-Masih Ad-Dajal (Bahasa Arab untuk “Si Masih Palsu”) adalah terjemahan berkait dari istilah Suryani “Meshiha Deghala”, dimana telah menjadi kosa kata lazim dari Timur Tengah selama lebih 400 tahun sebelum penurunan al-Quran, melalui Peshitta (dimana menggunakan istilah ini sebalik dari Greek “antichristos”).

Sifat Dajal

Dajal tidak disebut dalam al-Quran, tetapi pelbagai hadis Sunah menghuraikan sifat-sifat Dajal, seperti berikut (dimana lazimnya dipercayai oleh Muslim):

  • Dia (Dajal) adalah seorang pemuda yang rambutnya keriting, matanya menyembul keluar, menurut Rasulullah s.a.w. seperti Abdul Uzza bin Qathan. “Hendaknya diantara kamu bertemu dengannya,hendaklah membaca permulaan surat Al-Kahfi”(Sabda Rasulullah s.a.w). Sesungguhnya ia keluar dari jalan antara Syam dan Irak kemudian merusak kanan kirinya.
  • Dia akan fizikalnya berbentuk cacat, dan akan buta pada mata kirinya. Mata kanannya akan berkini tetapi ia akan jadi gelap (hitam). Dalam sebilangan hadith dia dirujuk sebagai satu-mata. Dia akan menunggang keldai putih dimana setiap langkah akan dibentang sebatu, akan makan api dan menghembus asap, terbang atas tanah dan menyeberang laut.
  • Dia akan menipu para imam, mengajar mereka bahawa Syurga ialah Neraka dan sebaliknya.
  • Huruf Arab kaf-fa-ra (kafara, bermaksud “kafir”) akan muncul pada dahinya dan akan dibaca oleh Muslim sebenar samada mereka boleh baca ataupun tidak.
  • Dia boleh melihat dan mendengar pelbagai benda di banyak tempat pada masa yang sama.
  • Dia mempunyai kuasa untuk mengelirukan manusia.
  • Dia akan cuba meletakkan manusia pada takhta Tuhan.
  • Suatu hari pada musim kemarau, dia bakal menanya; adakah kau mahu api atau air? Jika anda memilih air itu bermakna yang anda minta adalah api, manakala jika anda minta api yang diberikan ialah air.
  • Dia akan mendakwa diri sebagai Tuhan dan akan menipu manusia dalam berfikir yakni dia telah bangun dari kematian. Salah satu orang khusus akan dia bunuh dan kemudian dia akan kini menghidupkan dia, sesudah itu Allah akan menghidupkan dia. Dia takkan mempunyai kuasa ini lagi. Pada sumber lain (menurut kepada siri Akhirat oleh Anwar al-Awlaki), seorang lelaki beriman akan datang dari Madinah terus ke Dajal, berdiri pada atas Uhud, dan dengan beraninya mendakwa Dajal adalah Dajal. Dajal kemudian akan menyoalnya: “Adakah anda akan percayakan saya (yakni sayalah tuhan) jika saya bunuh anda dan kemudian menghidupkan anda?”. Dajal akan melakukan sedemikian dan selepas penghidupannya lelaki beriman akan berkata bahawa dia semakin tidak percayakan kepada ketuhanan Dajal.
  • Sesiapa yang menolak dan enggan percaya dengannya akan menderita kemarau dan kebuluran manakala sesiapa yang menerimanya akan hidup dalam kehidupan senang.
  • Sesetengah tradisi Islam mengaitkan yakni dia akan muncul pada Isfahan, dan dia akan membawa Yahudi Isfahan dan ramai bekas Muslim dan bekas Kristian menyokongnya.
  • Dia tidak berupaya memasuki Makkah atau Madinah.
  • Imam Mahdi akan menentangnya dengan nama Islam.
  • Dia akan dibunuh oleh Nabi Isa a.s. dekat pagar Ludd, di mana Israel terdapat kini.

“Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting…”(Hadith riwayat Al-Bukhari dan Muslim)Sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud:“Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati..”(Hadith riwayat Ibnu Majah)

Persamaan antara DAJJAL dan SAI BABA:

  1. Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kerinting, berkaki bengkok (agak pengkor).
    Persamaan: Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kerinting.
  2. Dajjal memiliki mata yang buta.
    Persamaan: Sai Baba pernah mengalami kebutaan semasa muda kemudian sembuh kembali.
  3. Dajjal datang dan bersamanya ada gunung roti dan sungai air.
    Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) dari udara melalui tangannya.
  4. Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang.
    Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kerlipan mata.
  5. Dajjal mempunyai pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal.
    Persamaan: Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama. [ramai org2 yg miskin mcm kat india terikut dgn sai baba…izzatul, my friend study medic kat india, penah tanya sorang ni, “cincin apa itu? (ada gambar sai baba kat cincin tu)”, indian tu jawab, “ni la tuhan kami”]
  6. Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/baik, sehingga ramai sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya.
    Persamaan: Sai Baba mengaku sebagai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian,cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana.
  7. Dajjal akan muncul dan sebagai nabi.
    Persamaan: Sai Baba meletakkan dirinya sebagai nabi kepada pengikut2nya.
  8. Dajjal akan menggunakan nama Al-Masih.
    Persamaan: Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020.
  9. Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan.
    Persamaan: Sai Baba mengakui bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta.
  10. Dajjal akan mendakwahkan agama Allah.
    Persamaan: Dalam banyak majlis darshanya, Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur’an dan keharusan untuk memahaminya.
  11. Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit.
    Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan menghidupkan orang mati juga menyembuhkan penyakit kanser. [izzatul kata kat india, dah ada hospital kanser sai baba!]
  12. Dajjal dapat menurunkan hujan.
    Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi (di NTT sedang di bangun projek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering).
  13. Dajjal berupaya mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya.
    Persamaan: Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas, injil mini dan berbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam tempoh yang singkat.
  14. Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali.
    Persamaan: Sai Baba mampu menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia.
  15. Dajjal berupaya berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
    Persamaan: Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya yang merupakan bentuk reinkarnasi (reincarnation) dirinya.
  16. Dajjal berupaya membesarkan tubuhnya
    Persamaan: Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuah pesawat terbang.
  17. Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makanan.
    Persamaan: Sai Baba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga berupaya berjalan ke pasar, rumah sakit, projek irigasi dan tempat lain yang biasa dikunjungi manusia.
  18. Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh2an dan air.
    Persamaan: Sai baba mampu mengeluarkan air dengan hentakan kakinya.
  19. Dajjal tidak memiliki anak.
    Persamaan: Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah).
  20. Dajjal memimpin orang yahudi.
    Persamaan: Sai Baba memiliki misi menyebarkan teologi zionis.
  21. Dajjal muncul di zaman pertikaian.
    Persamaan: Sai Baba mengakui bahwa dia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, serta kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatan

Perlindungan dari Dajal

Sangat mungkin berita kontroversial tentang mukjizat tersebut adalah kebohongan besar yang sengaja dihembus-hembuskan untuk kepentingan tertentu. Tetapi apapun kontroversi tentang Sai baba terlepas Dajal atau bukan. Namun bila nantinya Dajal tersebut muncul di muka bumi ini maka tiada salahnya manusia untuk lebih introspeksi diri dan mempersiaokan diri bersama. Dan, tampaknya Dajal nantinya mungkin saja akan tetap terlahir di dunia ini hanya tiada yang bisa memastikan kapan ?

Marilah segera kembali kepada Allah dan rasulnya.Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan Tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal;  Hendaklah ia berkata :“Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, azab kubur, fitnah (dugaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal.”

Namun menurut Hadist sudah ada tuntunan yang dapat melepaskan diri dan berlindung dari adanya Dajal tersebut. Nabi Muhammad s.a.w. mengingatkan para pengikutnya untuk membaca sepuluh ayat dari Surah Al-Kahfi sebagai perlindungan dari Dajal. Baginda juga mengingatkan para pengikutnya untuk berdoa, “Ya Allah! Aku berlindung dengan-Mu dari musibah Dajal.” Baginda juga menyatakan terdapat tiada musibah yang lebih hebat daripada Dajal sejak penciptaan Nabi Adam a.s. hingga Hari Kebangkitan.

dajal


0 comments.

Misteri Monalisa

Posted on August 21st, 2010 by muhammadf0915.
Categories: Serba Serbi.

Monalisa, Fakta dan Misteri Karya Lukis Terbesar Sepanjang Sejarah Manusia   Sebuah lukisan tua berusia lebih 500 tahun yang digantung di salah satu sudut dinding Museum Louvre di kota Paris, Perancis terus menjadikan misteri yang membingungkan khalayak ramai hingga saat ini. Lukisan cat minyak tersebut menggambarkan seorang gadis yang tidak dinafikan lagi kecantikannya. Dia kelihatan menghadap ke arah pelukis dengan kedua pergelangan tangannya dirapatkan antara satu sama lain. Sekitar 1503, lukisan itu dibuat oleh Da Vinci.   Mona Lisa, atau La Gioconda (La Joconde), adalah lukisan minyak di atas kayu poplar yang dibuat oleh Leonardo da Vinci pada abad ke-16. Lukisan ini sering dianggap sebagai salah satu lukisan paling terkenal di dunia dan hanya sedikit karya seni lain yang menjadi pusat perhatian, studi, mitologi, dan parodi. Lukisan ini dimiliki oleh pemerintah Perancis dan dipamerkan di Musée du Louvre di Paris.  Lukisan setengah badan ini menggambarkan lukisan wanita yang tatapannya menuju pengunjung dengan ekspresi yang sering dideskripsikan sebagai enigmatik atau misterius. Nama atau judul lukisan Mona Lisa berasal dari biografi Giorgio Vasari tentang Leonardo da Vinci, yang terbit 31 tahun setelah ia meninggal dunia. Di dalam buku ini disebutkan bahwa wanita dalam lukisan ini adalah Lisa Gherardini, istri seorang pengusaha Firenze yang kaya bernama Francesco del Giocondo. Mona dalam bahasa Italia adalah singkatan untuk madonna yang artinya adalah “nyonyaku”. Sehingga judul lukisan artinya adalah Nyonya Lisa. Dalam bahasa Italia biasanya judul lukisan ditulis sebagai Monna Lisa (dengan n ganda).  Lalu La Gioconda adalah bentuk feminin dari Giocondo. Kata giocondo dalam bahasa Italia artinya adalah “riang” dan la gioconda artinya adalah “wanita riang”. Berkat senyum Mona Lisa yang misterius ini, frasa ini memiliki makna ganda. Begitu pula terjemahannya dalam bahasa Perancis; La Joconde. Nama Mona Lisa dan La Gioconda atau La Joconde menjadi judul lukisan ini yang diterima secara luas semenjak abad ke-19. Sebelumnya lukisan ini disebut dengan berbagai nama seperti “Wanita dari Firenze” atau “Seorang wanita bangsawan dengan kerudung tipis”.   Pembuatan   Da Vinci itu tidak menyelesaikan dengan singkat lukisan tersebut, ketelitian serta berbagai penekanan dalam proses menghasilkan karya seni tinggi yang menyebabkan lukisan berjudul ‘Mona Lisa’ itu rampung empat tahun kemudian. Kini, setelah lebih dari 500 tahun berlalu, lukisan agung dengan lebar 53 cm dan panjang 77 cm itu tergantung di balik cermin yang terlindungi. Sebelum dipindahkan ke suatu galeri khusus pada April 2005, jutaan wisatawan dari seluruh dunia mengunjungi Museum Louvre semata-mata hanya ingin melihat potret yang penuh dengan misteri dan enigma itu.Selain kekaguman akan karya seni yang memukau, tanda tanya pasti ada dibenak orang-orang yang memerhatikan dengan teliti raut wajah pada lukisan tersebut. Banyak yang mengatakan, jarang sekali manusia yang memiliki senyuman “semisteri” senyuman Mona Lisa. Bentuk senyuman itu tampak berbeda apabila dilihat dari sudut yang berlainan berlainan.  Ketakjuban akan senyuman itu menyebabkan ia menjadi suatu obyek penelitian. Para ahli psikologi dan pengkaji seni berusaha untuk menafsirkan makna di sebalik senyuman Mona Lisa. Sudut-sudut terkecil dalam lukisan berkenaan diteliti demi upaya untuk membongkar rahasia yang menyelubungi lukisan wanita tersebut. Dengan kecanggihan teknologi olah digital, sosok didalam lukisan direka ulang untuk mengetahui perasaan sang model ketika ia melepaskan senyuman seunik itu.  Program komputer yang dikembangkan di Universitas Illinois dan Universitas Amsterdam membandingkannya dengan berbagai ekspresi wajah manusia. Mengukur dengan sangat teliti bentuk seperti lengkungan bibir dan kerutan sekitar mata untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Hasilnya, program ‘pengenal emosi’ itu memberikan kesimpulan bahwa wanita dalam lukisan Da Vinci tengah berada dalam beberapa kondisi emosional, 83 persen dikatakan gembira, sembilan persen muak, enam persen takut dan dua persen marah.  Pada tahun 2003 ilmuwan dari Harvard University mengatakan bahwa cara mata-nya memandang membuatkan senyuman Mona Lisa hanya tampak unik ketika seseorang memandang bagian lain dari lukisan tersebut. Baru-baru ini pula, sekumpulan penyelidik Kanada mencoba membongkar misteri dengan mengasumsikan bahwa senyuman Mona Lisa sebagai tanda kegembiraan wanita yang baru saja melahirkan anak keduanya.  Asumsi tersebut berdasarkan penemuan beberapa pengkaji yang mengamati bagian lukisan menggunakan cahaya inframerah dan teknik tiga dimensi. Dengan teknik-teknik itu, mereka dapat melihat goresan cat lapisan demi lapisan yang dihasilkan Da Vinci, selain menjumpai bagian yang tidak dapat dilihat mata kasar.  “Dari pengamatan yang sangat mendalam terhadap lukisan, jelas terlihat bahwa baju yang dikenakan oleh obyek lukisan dilapisi kain kasa lutsinar,” ujar Bruno Mottin dari Pusat Penelitian dan Restorasi Museum Perancis. Kain jenis ini banyak dipakai wanita di Italia yang sedang mengandung atau baru saja melahirkan pada abad ke-16.  Selain senyumannya yang unik, satu lagi keistimewaan gaya lukisan Da Vinci. Bola mata Mona Lisa seakan-akan sentiasa memandang ke arah pengunjung dari setiap arah dan sudut manapun mereka memerhatikan lukisan.  Akan tetapi, misteri yang dikatakan paling utama dari lukisan tersebut adalah siapakah wanita yang dijadikan model oleh Da Vinci tersebut?  Sebuah teori mengatakan sang wanita gembira kerana baru saja melahirkan anak kedua-nya. kemudian dikaitkan bahwa model Mona Lisa sebenarnya ialah Lisa Ghererdini, isteri seorang pedagang bernama Francesco de Giocondo. Nama Mona Lisa yang digunakan juga memiliki arti Madam Lisa. Selain itu, ada beberapa wanita yang dikaitkan sebagai Mona Lisa selain Lisa Ghererdini. Wanita-wanita yang turut dikaitkan sebagai model Mona Lisa ialah Isabella of Aragon, Caterina Sforza dan Constanza d’Avalos.  Seorang penulis, Serge Bramly, mengemukakan teori bahawa model lukisan Mona Lisa adalah ibu Leonardo Da Vinci itu sendiri bernama Caterina. Terdapat juga pengkaji seni yang mengatakan bahwa wajah Mona Lisa yang dilukis Leonardo tanpa merujuk kepada siapapun, sebaliknya berdasarkan kreativitas pelukis itu sendiri. Bagaimanapun juga, teori yang paling mengejutkan dikemukakan oleh Dr. Lillian Schwartz dari Bell Labs yang menyatakan bahwa Mona Lisa sebenarnya adalah wajah Leonardo Da Vinci itu sendiri dalam versi wanita.  Terungkapnya Misteri monalisa  Sejumlah ilmuwan Jerman yakin telah berhasil memecahkan misteri di balik lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci. Lisa Gherardini, istri saudagar kaya Florentine, Francesco del Giocondo, selama ini diyakini sebagai perempuan yang paling mungkin menjadi model lukisan potret abad 16 itu. Namun para ahli sejarah menduga-duga, perempuan tersenyum itu bisa jadi kekasih, ibu atau da Vinci sendiri.  Sekarang, para ahli di Perpustakaan Universitas Heidelberg mengatakan catatan yang ditulis di pinggiran buku oleh pemiliknya, Oktober 1503, membuktikan bahwa Lisa del Giocondo adalah benar-benar model lukisan paling terkenal di dunia itu. “Semua keraguan tentang identitas Mona Lisa tersingkir dengan penemuan Dr Armin Schlechter, a manuscript expert,” demikian pernyaatan Perpustakaan Universitas Heidelberg, Senin (14/1). Sejauh ini hanya sedikit bukti yang tersedia dari dokumen-dokumen abad 16. Akibatnya ruang interpretasi terbuka luas dan banyak identitas yang dilekatkan pada Mona Lisa. Catatan di buku itu dibuat oleh pejabat kota Florentina, Agostino Vespucci, teman dekat da Vinci dalam sebuah koleksi surat oleh orator Rowami, Cicero. Catatan itu membandingkan da Vinci dengan seniman Yunandi Apelles dan menyebutkan bahwa da Vinci saat itu membuat tiga lukisa, salah satunya potret Lisa de Giocondo.  Para pakar seni yang telah menentukan tahun pelukisan Mona Lisa, mengatakan penemuan Heidelberg itu merupakan terobosan penting dan penyebutan awal yang menghubungkan dengan potret istri saudagar itu. “Tidak perlu ada lagi alasan untuk menyebut ini perempuan lain,” kata Frank Zoellner, sejarawan seni dari Universitas Leipzig kepada sebuah radio di Jerman. Nama Lisa Gherardini sebenarnya sudah dihubungkan dengan lukisan itu sejak 1550 oleh Giorgio Vasari, seorang pejabat Italia, namun pernyataan diragukan karena dibuat lima dekade setelah lukisan itu dibuat. Catatan di Heidelberg itu sebenarnya sudah dua tahun lalu ditemukan oleh Schlecter. Meski sudah tercantum dalam katalog, namun temuan itu tidak dipublikasikan secara luas sampai seorang penyiar radio Jerman membuat rekaman di perpustakaan itu. Lukisan yang kini dipajang di Museum Louvre Paris itu juga dikenal dengan sebutan La Gioconda, yang dalam bahasa Italia berarti perempuan yang gembira. Namun bisa juga merujuk pada nama hasil perkimpoian perempuan itu.  Penelitian Ilmiah  Senyum Mona Lisa yang menyimpan misteri selama ini tetap menjadi misteri. Namun ilmuwan Prancis menyatakan berhasil membongkar beberapa rahasia lukisan Mona Lisa setelah melakukan penelitian terhadap tujuh lukisan Leonardo da Vinci yang merupakan koleksi Museum Louvre di Paris, termasuk lukisan Mona Lisa itu sendiri.  Tujuan penelitian tersebut adalah untuk menganalisis digunakannya secara berturut-turut lapisan super tipis oleh Leonardo dalam lukisan-lukisannya. Diyakini, Leonardo menggunakannya untuk menghadirkan efek kualitas gambar yang kabur atau samar-samar.  Para ahli dari Center for Research and Restoration of the Museums of France membuktikan bahwa Leonardo memberikan hingga sedikitnya 30 lapisan cat di karya-karyanya untuk menghadirkan nuansa tertentu.  “Lapisan yang digunakan adalah lapisan setebal kurang dari 40 micrometer, atau kurang dari setengah ketebalan satu helai rambut manusia,” ungkap Philippe Walter, salah satu peneliti.  Melalui teknik yang dikenal sebagai sfumato tersebut, Leonardo diyakini mampu menghadirkan kualitas kabur yang disertai ilusi kedalaman dan bayangan. Penelitian inilah yang sebelumnya masih jarang dilakukan karena peneliti kesulitan mendapatkan sample dari lukisan tersebut.  Untuk menganalisisnya, ilmuwan asal Prancis menggunakan teknologi X-ray fluorensensi spektroskopi yang tidak merusak lukisan tersebut. Gunanaya adalah untuk mempelajari lapisan-lapisan cat dan komposisi kimianya. Alat untuk melakukan spektroskopi tersebut dibawa ke Museum Louvre dan langsung dihadapkan pada lukisan-lukisan Leonardo.  “Dengan alat tersebut kita dapat dengan presisi menentukan campuran pigmen yang digunakan sang pelukis untuk tiap lapisan catnya. Hal itu sangat penting untuk menganalisis teknik melukisnya,” papar Walter.  Para ilmuwan juga membuktikan bahwa Leonardo tidak hanya puas dengan satu teknik melukis. Leonardo terbukti terus mencoba metode baru.  “Kadangkala ia menggunakan teknik glasir, tapi tidak seterusnya. Di lukisan Mona Lisa, ia menggunakan oksida mangan untuk menciptakan bayang-bayangnya. Kadang kala ia juga menggunakan tembaga,” tambah Walter.  Selama ini diyakini bahwa Mona Lisa adalah gambaran Lisa Gherardini, istri pedagang Florence Francesco del Giocondo. Leonardo melukisnya di tahun 1503.  Mirip Da Vinci  Sekelompok ilmuwan Italia percaya bahwa kunci untuk memecahkan teka-teki itu ada. Dan mereka meminta izin dari otoritas Prancis untuk menggali kuburan dan melakukan tes karbon dan tes DNA. Jika tengkorak utuh, para ilmuwan bisa masuk ke jantung pertanyaan yang mengusik sarjana dan masyarakat selama berabad-abad yaitu identitas Mona Lisa.  Selain itu menciptakan secara virtual dan merekonstruksi wajah Leonardo, dan membandingkan dengan wajah yang tersenyum di lukisan. “Kami tidak tahu apa yang kita temukan jika makam dibuka, kita bahkan bisa saja menemukan biji-bijian dan debu,” kata Giorgio Gruppioni, seorang antropolog yang berpartisipasi di proyek itu. “Tapi jika tetap dijaga dengan baik, mereka adalah arsip biologis peristiwa dalam kehidupan seseorang, dan kadang-kadang dalam kematian mereka.”  Pemimpin kelompok, Silvano Vinceti, mengatakan akan menekankan rencananya itu pada pejabat Prancis yang berwenang di situs pemakaman di Puri Amboise. Di Prancis, penggalian membutuhkan prosedur hukum yang panjang, dan sebelum-sebelumnya akan memakan waktu lebih lama lagi, jika melibatkan orang besar seperti Leonardo.  Jean-Louis Sureau, direktur puri abad pertengahan yang terletak di Lembah Loire Prancis mengatakan, setelah permintaan formal dibuat maka sebuah komisi ahli dibentuk. Setiap permintaan kemudian akan didiskusikan dengan Departemen Kebudayaan Perancis, kata Sureau. Leonardo pindah ke Prancis atas undangan Raja Francis I dan mendapat gelar “pelukis pertama raja.” Ia menghabiskan tiga tahun terakhir hidupnya di sana, dan meninggal di Cloux, pada tahun 1519 dengan usia 67 tahun.  Tempat pemakaman aslinya adalah di gereja istana Saint Florentine yang hancur saat Revolusi Perancis dan diyakini akhirnya dipindah di Kapel Saint-Hubert dekat benteng. Batu nisan hanya tertulis “Leonardo da Vinci”. “Makam Amboise itu makam simbolis dan menimbulkan tanda tanya besar,” kata Alessandro Vezzosi, direktur sebuah museum yang didedikasikan untuk Leonardo di kota kelahirannya Tuscan Vinci.  Vezzosi yang tidak terlibat dalam proyek, mengatakan bahwa menyelidiki makam bisa membantu mengidentifikasi tulang pelukis itu dengan pasti dan memecahkan pertanyaan-pertanyaan lainnya, seperti penyebab kematiannya. Dia bilang dia diminta untuk membuka makam pada tahun 2004 untuk mempelajari tetapi Puri Amboise menolaknya  Fakta Tentang Monalisa      * Lukisan itu menjadi populer setelah dicuri dari Muzium Louvre pada 21 Agustus 1911. Seorang pekerja musium bernama Vincenzo Peruggia akhirnya terbukti bersalah atas kasus tersebut. Lukisan itu ditemukan dan dikembalikan kembali ke Museum Louvre dua tahun kemudian.     * Popularitas lukisan Mona Lisa dijadikan sebagai inspirasi karya lagu lebih dari 10 kali, juga diangkat sebagai tema film dan berbagai seni sastra lainnya.     * Nama ‘Mona Lisa’ diberikan kepada lukisan tersebut 31 tahun setelah kematian Da Vinci. Selain Mona Lisa, judul lainnya adalah ‘La Gioconda’.     * Terdapat beberapa perbedaan pendapat yag mengatakan bahawa Mona Lisa membiarkan rambutnya terurai hingga ke bahu seperti terlihat dalam lukisan. Namun hal itu disanggah dengan kenyataan bahwa seakan-akan rambut itu sebenarnya adalah kain pelindung kepala dan hanya beberapa helai rambut yang terlihat. Sebab perbuatan membiarkan rambut bebas terurai di zaman Renaissance adalah ciri wanita muda yang tidak memiliki sopan santun.       Gambar Monalisa dan Saudaranya

0 comments.